Awali Tahun 2026, Kanwil BPN Papua Gelar Apel Gabungan: Fokus Akselerasi Layanan Digital dan Integritas

Awali Tahun 2026, Kanwil BPN Papua Gelar Apel Gabungan: Fokus Akselerasi Layanan Digital dan Integritas

JAYAPURA – Mengawali hari kerja pertama di tahun 2026, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Papua menggelar Apel Gabungan yang diikuti oleh seluruh jajaran pejabat administrator, pengawas, fungsional, serta staf pelaksana di lingkungan Kanwil BPN Papua, Kantor Pertanahan Kota Jayapura, Kantor Pertanahan Kabupaten Jayapura dan Kantor Pertanahan Kabupaten Keeroom, Senin (05/01/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua ini berlangsung khidmat. Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua, Dr. Roy Eduard Fabian Wayoi, S.Sos., M.MT., bertindak langsung sebagai pembina apel.

Dalam amanatnya, Dr. Roy Eduard Fabian Wayoi, S.Sos., M.MT. menekankan pentingnya menjadikan tahun 2026 sebagai momentum percepatan transformasi digital. Ia mengingatkan bahwa tantangan pertanahan di Papua semakin dinamis, sehingga pelayanan berbasis elektronik harus dioptimalkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat.

"Tahun 2025 telah kita lalui dengan berbagai capaian. Di tahun 2026 ini, saya minta seluruh jajaran untuk 'gas pol' sejak awal tahun. Fokus utama kita tetap pada penyelesaian target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan implementasi Sertipikat Elektronik di seluruh Kantor Pertanahan di wilayah Papua," tegasnya.

Selain aspek teknis, Kakanwil juga menyoroti aspek integritas. Ia menginstruksikan seluruh pegawai untuk menjunjung tinggi nilai-nilai BerAKHLAK dan menjauhi segala bentuk pungutan liar (pungli). Pelayanan pertanahan di Tanah Papua harus transparan, akuntabel, dan humanis, khususnya dalam menangani isu-isu tanah ulayat yang membutuhkan pendekatan khusus.

"Mari kita bangun sinergi yang lebih kuat, baik internal maupun dengan pemangku kepentingan daerah. Kehadiran BPN harus dirasakan manfaatnya secara nyata dalam memberikan kepastian hukum hak atas tanah bagi masyarakat Papua," tambahnya.

Apel gabungan ini ditutup dengan sesi salam-salaman (halalbihalal) untuk mempererat tali silaturahmi antarpegawai, menyatukan visi, dan membangun semangat baru dalam menyongsong target kinerja tahun 2026.​