Malaysia Open 2026: Indonesia Tanpa Wakil di Final Usai Kekalahan Jojo dan Fajar/Fikri

Malaysia Open 2026: Indonesia Tanpa Wakil di Final Usai Kekalahan Jojo dan Fajar/Fikri
Malaysia Open 2026: Indonesia Tanpa Wakil di Final Usai Kekalahan Jojo dan Fajar/Fikri

KUALA LUMPUR – Harapan Indonesia untuk membawa pulang gelar juara dari turnamen Malaysia Open 2026 dipastikan pupus. Seluruh wakil tim Garuda yang tersisa di babak semifinal harus mengakui keunggulan lawan-lawannya dalam laga sengit yang berlangsung di Axiata Arena, Bukit Jalil.

​Ganda Putra: Fajar/Fikri Tak Berkutik di Hadapan Publik Tuan Rumah

​Pasangan ganda putra racikan baru, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, gagal melaju ke partai puncak setelah ditundukkan oleh wakil andalan tuan rumah, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

​Dalam pertandingan yang berlangsung penuh tensi, Fajar/Fikri sebenarnya sempat memberikan perlawanan ketat di awal gim pertama. Namun, pertahanan solid dan serangan balik cepat dari Chia/Soh membuat pasangan Indonesia kesulitan mengembangkan permainan. Keunggulan dukungan suporter Malaysia di tribun semakin membakar semangat pasangan tuan rumah, yang akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan dua gim langsung (straight game).

​Tunggal Putra: Jonatan Christie Terhenti oleh Wakil Thailand

​Nasib serupa menimpa tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie. Pemain yang akrab disapa Jojo ini harus mengubur impiannya naik podium juara setelah tumbang di tangan wakil Thailand.

​Meski sempat memimpin di perolehan poin awal, Jonatan tampak kesulitan menghadapi pola permainan ulet dan penempatan bola akurat dari pemain Thailand tersebut. Stamina yang terkuras di babak perempat final sebelumnya disinyalir menjadi faktor menurunnya performa Jojo di poin-poin kritis gim penentuan.

​Evaluasi Tim Merah Putih

​Dengan hasil ini, Indonesia dipastikan tanpa wakil di babak final Malaysia Open 2026. Ini menjadi catatan evaluasi penting bagi tim pelatih PBSI, mengingat turnamen ini merupakan salah satu ajang bergengsi di awal kalender kompetisi.

​Kekalahan ini sekaligus menegaskan dominasi wakil-wakil Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia dan Thailand yang tampil lebih konsisten di depan publik jiran. Tim Indonesia kini diharapkan segera berbenah untuk menghadapi turnamen berikutnya di kalender BWF World Tour.