Akselerasi Industri Hijau, Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik Komersial Pertama di Magelang
MAGELANG – Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik komersial milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis, 9 April 2026. Langkah ini ditegaskan sebagai tonggak strategis dalam transformasi ekonomi nasional menuju industrialisasi hijau dan kemandirian energi.
Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa elektrifikasi transportasi, khususnya pada sektor bus dan truk, merupakan solusi nyata untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil yang masih didominasi impor. Fasilitas ini ditargetkan memiliki kapasitas produksi hingga 10.000 unit bus listrik per tahun dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang terus ditingkatkan hingga mencapai 80%.
“Kita harus mandiri di sektor strategis. Energi adalah bidang yang sangat menentukan, dan kita harus bergerak menuju energi bersih dan terbarukan,” ujar Presiden Prabowo di sela-sela peresmian.
Pemerintah Perketat Distribusi BBM Subsidi Sejalan dengan upaya transisi energi tersebut, pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) kembali mempertegas kebijakan pembatasan pembelian BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar yang telah berlaku sejak 1 April 2026. Langkah ini diambil guna menjaga ketahanan energi nasional dan memastikan anggaran subsidi lebih tepat sasaran.
Berdasarkan aturan terbaru, kendaraan pribadi roda empat kini dibatasi maksimal 50 liter per hari, sementara angkutan umum maksimal 80 liter per hari. Seluruh transaksi di SPBU kini wajib mencatatkan nomor polisi kendaraan dalam sistem pengawasan digital untuk mencegah praktik penimbunan dan penyalahgunaan.
Kombinasi antara percepatan industri kendaraan listrik dan penataan distribusi BBM subsidi ini diharapkan dapat memperkuat struktur ekonomi nasional di tengah dinamika harga minyak global, sekaligus mendorong masyarakat untuk mulai beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.
satuberitatimur