Pesona Hanami 2026: Puncak Mekar Sakura di Jepang Hadirkan Sensasi Malam Interaktif yang Ramah Lingkungan
TOKYO – Gelombang merah jambu menyapu daratan Jepang seiring tibanya puncak musim mekar bunga sakura (mankai) di wilayah Tokyo dan Kyoto pekan ini. Fenomena alam tahunan ini berhasil menarik jutaan wisatawan domestik maupun mancanegara yang memadati taman-taman kota untuk merayakan tradisi Hanami atau ritual menikmati keindahan bunga sakura.
Tahun ini, pengalaman menikmati sakura tampil berbeda berkat terobosan dari pemerintah setempat. Otoritas Tokyo dan Kyoto secara resmi memperluas area festival malam hari yang dikenal dengan sebutan Yozakura. Tidak sekadar lampu sorot biasa, area festival kini dilengkapi dengan teknologi instalasi lampu interaktif yang dapat berubah warna dan intensitasnya mengikuti pergerakan pengunjung atau hembusan angin.
Selain estetika, keberlanjutan menjadi fokus utama dalam perayaan tahun ini. Instalasi lampu yang digunakan sepenuhnya berbasis teknologi LED hemat energi dan ditenagai oleh sumber daya terbarukan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Jepang untuk menyelenggarakan festival budaya yang lebih ramah lingkungan tanpa mengurangi kemegahan visualnya.
"Kami ingin menciptakan harmoni antara tradisi kuno Hanami dengan teknologi modern. Instalasi interaktif ini memberikan pengalaman baru bagi wisatawan, sekaligus menunjukkan bahwa festival besar tetap bisa berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan," ujar perwakilan dari Dinas Pariwisata Tokyo.
Di Kyoto, suasana magis terasa lebih kental di sepanjang sungai Kamogawa dan kuil-kuil bersejarah, di mana cahaya lampu interaktif menonjolkan detail keindahan bunga sakura yang bersanding dengan arsitektur klasik. Pihak keamanan dan panitia festival menghimbau wisatawan untuk tetap tertib dan menjaga kebersihan taman guna menjaga kelestarian pohon-pohon sakura yang menjadi ikon nasional Jepang tersebut.
Puncak mekar diprediksi akan berlangsung hingga akhir pekan ini sebelum kelopak-kelopak bunga mulai gugur perlahan, menciptakan fenomena Sakura Fubuki atau hujan salju kelopak bunga yang tak kalah indahnya.
satuberitatimur