BREAKING NEWS: Indonesia Siaga Cuaca Ekstrem, Monsun Asia Picu Hujan Lebat di Puncak Musim Penghujan

BREAKING NEWS: Indonesia Siaga Cuaca Ekstrem, Monsun Asia Picu Hujan Lebat di Puncak Musim Penghujan

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan terus melanda sebagian besar wilayah Indonesia hingga akhir Februari 2026. Kombinasi fenomena atmosfer global dan lokal menjadi pemicu utama meningkatnya intensitas hujan disertai angin kencang yang mengancam sejumlah wilayah.

Penyebab Utama: Monsun Asia dan MJO

Menurut rilis terbaru BMKG, cuaca ekstrem ini dipicu oleh aktifnya Monsun Asia yang memperkuat suplai massa udara dingin menuju wilayah Indonesia. Kondisi ini diperparah dengan fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang kini berada di kuadran aktif, sehingga mempercepat pertumbuhan awan hujan secara signifikan.

"Aktivitas sirkulasi siklonik di Samudra Hindia dan labilitas lokal yang kuat menciptakan kondisi atmosfer yang sangat tidak stabil," ujar juru bicara BMKG dalam keterangan resminya hari ini (24/02/2026).

Wilayah Berstatus Siaga

Berdasarkan data prakiraan cuaca, beberapa wilayah ditetapkan dalam status SIAGA menghadapi dampak hujan lebat yang berpotensi memicu banjir dan tanah longsor, di antaranya:

  • Pulau Jawa: Banten, Jabodetabek, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

  • Bali dan Nusa Tenggara: Bali, NTB, dan NTT.

  • Wilayah Timur: Papua Pegunungan dan Papua Tengah.

  • Pulau Lainnya: Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Dampak dan Laporan Kejadian

Dalam beberapa hari terakhir, cuaca ekstrem telah mengakibatkan sejumlah bencana hidrometeorologi. Di Jawa Tengah, banjir dan longsor dilaporkan merenggut korban jiwa, sementara di Jabodetabek, genangan air setinggi 1 meter sempat merendam permukiman warga akibat curah hujan yang mencapai ambang batas ekstrem.

Selain itu, BMKG juga memperingatkan adanya potensi gelombang tinggi mencapai 4 meter di perairan selatan Jawa hingga NTT, yang berisiko bagi keselamatan pelayaran dan aktivitas nelayan.

Imbauan untuk Masyarakat

Masyarakat diminta untuk tetap waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah bantaran sungai atau lereng bukit yang rawan longsor. Beberapa langkah antisipasi yang disarankan:

  1. Pantau informasi cuaca secara berkala melalui aplikasi Info BMKG.

  2. Bersihkan saluran air di sekitar lingkungan rumah.

  3. Hindari berteduh di bawah pohon atau baliho besar saat terjadi angin kencang dan petir.