Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026
JAKARTA – Melalui Sidang Isbat yang digelar di Kantor Kementerian Agama, pemerintah secara resmi menetapkan awal ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa keputusan ini diambil setelah menerima laporan dari berbagai titik pengamatan hilal di seluruh Indonesia. Berdasarkan pemantauan tersebut, posisi hilal di wilayah Indonesia pada Selasa sore belum memenuhi kriteria visibilitas yang ditetapkan (MABIMS). Oleh karena itu, bulan Sya'ban digenapkan menjadi 30 hari (istikmal).
Perbedaan Awal Puasa
Tahun ini terjadi perbedaan waktu memulai puasa di masyarakat. Sebelumnya, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Perbedaan ini merupakan hal yang lumrah karena adanya perbedaan metode, yakni metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal yang digunakan Muhammadiyah dan metode Rukyatul Hilal yang digunakan pemerintah.
Poin Penting Seputar Ramadan 2026:
-
Libur Awal Puasa: Berdasarkan Surat Edaran Bersama 3 Menteri, pelajar di berbagai daerah mendapatkan libur awal puasa atau pembelajaran mandiri mulai tanggal 18 hingga 21 Februari 2026.
-
Agenda Nasional: Pemerintah mengajak seluruh umat Muslim untuk menjaga semangat toleransi dan kerukunan meski terdapat perbedaan awal puasa.
-
Persiapan Lebaran: Dengan penetapan ini, Hari Raya Idulfitri 1447 H diperkirakan akan jatuh pada tanggal 20 atau 21 Maret 2026, yang juga berdekatan dengan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026.
Masyarakat kini mulai memadati pasar dan pusat perbelanjaan untuk mempersiapkan kebutuhan sahur pertama yang akan dilaksanakan pada Kamis dini hari bagi warga yang mengikuti keputusan pemerintah.
satuberitatimur