Tragedi Berdarah di Sorong: Kebakaran Rumah Tewaskan Tiga Anak Kakak-Beradik

Tragedi Berdarah di Sorong: Kebakaran Rumah Tewaskan Tiga Anak Kakak-Beradik

SORONG, PAPUA BARAT DAYA – Suasana duka menyelimuti warga kompleks belakang Taman Makam Pahlawan (TMP) Tri Jaya Sakti, Kota Sorong. Sebuah musibah kebakaran hebat melanda satu unit rumah tinggal pada Rabu (11/3/2026) dini hari, yang menyebabkan tiga anak dalam satu keluarga meninggal dunia.

Peristiwa memilukan ini terjadi saat warga sekitar tengah terlelap, tepatnya pada pukul 01.30 WIT.

Identitas Korban Jiwa

Ketiga korban tewas merupakan kakak-beradik yang terjebak di dalam rumah saat api dengan cepat membesar. Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah identitas ketiga korban:

  1. Iren Latuharhary (14): Pelajar kelas I SMP.

  2. Pangeran Latuharhary (6): Siswa kelas I SD.

  3. Antoni Latuharhary (1): Balita berusia satu tahun.

Jenazah ketiga korban ditemukan setelah api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran bersama warga setempat. Isak tangis keluarga tak terbendung saat proses evakuasi berlangsung.


Kronologi Kejadian

Api pertama kali terlihat muncul di bagian tengah rumah pada dini hari. Mengingat sebagian besar bangunan terbuat dari material yang mudah terbakar, si jago merah merambat dengan cepat dan menutup akses keluar bagi para korban.

Warga yang melihat kobaran api segera berupaya melakukan pemadaman secara mandiri dengan alat seadanya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran. Namun, api yang sudah terlanjur besar membuat upaya penyelamatan ketiga anak tersebut gagal dilakukan tepat waktu.

Data Ringkas Kejadian

Aspek Detail Peristiwa
Waktu Kejadian Rabu, 11 Maret 2026 (01.30 WIT)
Lokasi Kompleks Belakang TMP Tri Jaya Sakti, Kota Sorong
Jumlah Korban 3 Orang Meninggal Dunia
Dampak Bangunan 1 Unit Rumah Hangus Terbakar

Penyelidikan Pihak Kepolisian

Aparat Kepolisian dari Polresta Sorong Kota telah tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat ini, area kebakaran telah dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Pihak berwenang masih mendalami penyebab pasti munculnya titik api, apakah dipicu oleh hubungan pendek arus listrik (korsleting) atau faktor lainnya. Hingga berita ini diturunkan, jenazah para korban telah dibawa ke RSUD setempat untuk dilakukan penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Himbauan Masyarakat

Atas tragedi ini, masyarakat Kota Sorong diingatkan untuk kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama dengan memeriksa instalasi listrik dan penggunaan kompor atau lilin secara rutin sebelum beristirahat di malam hari.